“Banyak bintang bertaburan di angkasa, hanya satu yang terang menyala. Jika ingin sekolah SMA, hanya Pradita Dirgantara tempatnya”.

Mengusung konsep sebagai sekolah unggulan, SMA Pradita Dirgantara dapat menjadi pilihan masyarakat yang ingin melanjutkan sekolah ke jenjang SMA.

Sekolah yang digagas oleh Yayasan PIA Ardhya Garini (Yasarini) dan TNI AU ini digadang-gadang bakal menjadi SMA unggulan yang tidak saja berskala nasional tetapi juga internasional.

“Konsep unggul yang kami tawarkan adalah membawa siswa-siswi Pradita Dirgantara menjadi manusia yang berkualitas dalam penguasaan sains, kedewasan mental dan kebebasan berkreativitas, seperti yang tertuang dalam visi dan misi sekolah kami,” ujar Elen, salah satu staf SMA Pradita Dirgantara yang ditemui saat mengisi pameran Indonesia Jaya Expo di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu (18/11/2017).

Di dunia pendidikan, khususnya jenjang SMA, Pradita Dirgantara memang tergolong pendatang baru. Namun kehadirannya yang masih seumur jagung, sudah menarik perhatian banyak pihak termasuk pengunjung yang memadati lokasi Indonesia Jaya Expo 2017.

Sesuai mottonya sebagai sekolah unggulan, SMA Pradita Dirgantara dibangun dengan konsep boarding school  (siswa diasramakan).

Melalui cara ini proses belajar mengajar akan lebih fokus. Selain bidang akademik, kepada siswa juga ditanamkan nilai-nilai untuk membentuk disiplin, budaya, berwawasan kebangsaan dan aklak mulia serta berkemampuan bahasa Inggris.

Dengan demikian para siswa akan mendapatkan penguatan minat dan bakat akademik, seni dan budaya serta kepemimpinan yang sangat penting sebagai bekal menghadapi tantangan global.

“Kami optimis, SMA Pradita Dirgantara akan menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pendidikan berkualitas, karena Pradita Dirgantara disiapkan secara serius dengan menyertakan berbagai kalangan baik akademisi, praktisi pendidikan maupun pemerintah,” aku Elen bersemangat.

Kehadiran SMA Pradita Dirgantara pada ajang Indonesia Jaya Expo 2017 seolah menjadi jawaban bagi masyarakat yang masih kebingungan mendapatkan pendidikan berkualitas.

Sekolah yang dibangun di atas lahan seluas 6 hektar ini, berlokasi di Desa Ngesrep, Boyolali, Jawa Tengah. Lokasinya memang tidak jauh dari Bandara Adisoemarmo Solo. Saat ini pembangunan terus dipacu.

Memasuki tahun ajaran 2018/2019, SMA Pradita Dirgantara siap menerima pendaftaran siswa-siswi baru.

Fasilitas sarana dan prasarana, baik gedung sekolah, laboratorium, perpustakaan, sarana olahraga dan ibadah sedang disiapkan. Termasuk tenaga guru, pendidik serta sarana dan prasarana pendukung lainnya.

Teks: beny adrian (sumber: mylesat.com)