Setelah dibuka secara resmi oleh KASAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Ketua Umum PIA Ardhya Garini sekaligus Ketua Umum Yasarini Ny. Nanny Hadi Tjahjanto pada 17 November kemarin, kemeriahan Indonesia Jaya Expo terus berlangsung.  Di hari kedua, kegiatan yang dilaksanakan tak kalah menarik. Acara dimulai dengan women air force talk show yang menghadirkan tiga narasumber wanita luar biasa. Ketiga wanita tersebut, yakni Kapten Penerbang Fariana Dewi Djakaria, pramugari pesawat TNI AU Serda Beranda Fransiska, dan Penerjun TNI AU Theresia.

Ketiganya berbagi pengalaman tentang suka duka saat menjalani pekerjaannya masing-masing. “Ada kepuasan tersendiri ketika kita berhasil mencetak pilot-pilot handal. Tapi menjadi beban juga saat ada siswa kita yang tidak lulus menjadi seorang penerbang,” kata Fariana Dewi Djakaria, saat menceritakan suka duka pekerjaannya.

Di hari kedua ini TNI AU juga memperkenalkan sosok admin Twitter TNI AU yang belakangan mencuri perhatian netizen karena kicauannya yang menggelitik. Meski demikian, “Airmin” tidak menampakkan jati dirinya. Ia tampil ke hadapan publik dengan menggunakan seragam khusus penerbang. Kehadiran “Airmin” di panggung Indonesia Jaya Ekspo 2017 tersebut tentu menjadi daya tarik bagi para pengunjung Mall Kota Kasablanka. Berbagai pertanyaan pun banyak dilontarkan oleh para pengunjung.

Kegiatan lain yang tak kalah menarik adalah talk show tentang permasalahan dan penanggulangan darurat narkoba. Narasumber talk show tersebut adalah Kasubdit Pencegahan BNN Didik.

Didik mengatakan, saat ini Indonesia menjadi salah satu target dari pangsa pasar narkoba. “Kita tidak sedang perang senjata, tetapi perang melawan narkoba. Karena kalau sudah kena sama narkoba akan banyak kehilangan tenaga, biaya, dan waktu,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Didik menyampaikan bahwa pencegahan jauh lebih baik daripada mengobati. Ia juga mengingatkan tentang pentingnya peran keluarga. “Kalau kita sudah kena narkoba akan banyak airmata. Masa depan anak-anak kita akan hancur hanya gara-gara narkoba,” ujarnya.

Di penghujung acara, para pengunjung juga nonton bareng pemutaran perdana film animasi “Ambarawa 1947” yang mengisahkan tentang aksi heroik pesawat-pesawat TNI AU mengebom tangsi Belanda di Ambarawa, Solo, dan Salatiga pada 29 Juli 1947. Para pengunjung semakin antusias ketika  grup band RAN memeriahkan panggung acara.