Menjadi hari yang membahagiakan bagi jajaran Pengurus dan Anggota PIA Ardhya Garini saat Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto memberikan sambutannya pada acara pembukaan Musyawarah Pusat (Muspus) PIA AG ke-18 tahun 2018, Rabu (14/2) bertempat di Puri Ardhya Garini, Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Di awal sambutannya Ibu Nanny dengan hangat memperkenalkan delapan pengurus inti Dharma Pertiwi kepada peserta Muspus yang mendampinginya pada acara pembukaan ini, dengan harapan dapat mempermudah koordinasi dan komunikasi dengan Dharma Pertiwi. Ibu Nanny juga memberikan apresiasi kepada PIA AG karena dapat menjalankan Muspus tepat waktu, setelah terakhir dilaksanakan 3 tahun lalu, Februari 2015. “Saya nilai organisasi PIA Ardhya Garini sudah berjalan dengan baik. Organisasi yang sehat adalah organisasi yang mekanisme dan ketentuannya dapat berjalan sesuai dengan tujuan dan waktu yang ditetapkan,” disampaikan Ibu Nanny. Kedepannya penyelenggaraan Muspus akan dilaksanakan setiap 5 tahun, sesuai dengan hasil Munas Dharma Pertiwi ke-13 yang baru diselenggarakan bulan Januari 2018 lalu.

Muspus ini penting dilakukan sebagai tindak lanjut dari Munas Dharma Pertiwi ke-13 dan menentukan arah dan kebijakan organisasi PIA Ardhya Garini pada lima tahun mendatang. Selain itu Muspus merupakan tempat belajar, memupuk kreatifitas, saling mengisi serta meningkatkan peran Istri dalam mendukung tugas suami sebagai anggota TNI yang penuh dengan tantangan pada masa mendatang.

Di akhir sambutannya Ibu Nanny memberikan 7 (tujuh) perhatian kepada seluruh peserta Muspus PIA AG ke-18, yaitu:

“Pertama, Ibu-ibu sebagai anggota PIA Ardhya Garini agar selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan menjalankan ibadah sesuai dengan kepercayaan dan agama masing-masing.

Kedua, tumbuhkan kepekaan terhadap lingkungan dan berkontribusi aktif dalam kegiatan Kemanusiaan, Pendidikan, Kesehatan serta Pertumbuhan Anak-anak yang selaras dalam mendukung tugas suami dan sejalan dengan program Pemerintah.

Ketiga, keputusan-keputusan dalam Muspus PIA Ardhya Garini harus selaras dengan kebijakan TNI dan TNI-AU agar dapat secara maksimal mendukung tugas suami.

Kempat, Gunakan Narasumber sesuai kompetensinya, sehingga keputusan yang dihasilkan dalam Mupus memiliki referensi yang bisa dipertanggungjawabkan.

Kelima, Siapkan program-program yang sifatnya mempercepat kurun waktu atau Crash Program agar hasilnya dengan cepat dapat terlihat dan dirasakan manfaatnya.

Keenam, Gunakan media sosial dengan bijak untuk mempererat silaturahmi antar anggota dan memajuan organisasi serta mendukung program Pemerintah.

Ketujuh, manfaatkan organisasi PIA Ardhya Garini untuk menjalin hubungan silaturahmi sesama anggota dan sebagai wadah untuk berkontribusi kepada negara dan bangsa yang kita cintai bersama.”

Semoga Muspus PIA AG ke-18 tahun 2018 dapat memberikan hasil-hasil terbaik sesuai dengan harapan seluruh jajaran Pengurus PIA AG dan anggotanya. “Selamat Berperan-Serta Demi Kemandirian!”.