Program magang dan pendalaman ilmu bagi calon guru SMA Pradita Dirgantara terus berlanjut. Setelah seminggu lalu (19-23 Februari 2018) mengadakan kunjungan ke sekolah IIHS Jakarta, kali ini ke-18 calon guru berkesempatan mengunjungi SMA IIBS (International Islamic Boarding School) yang berada di Cikarang sejak Selasa, 27 Februari hingga dijadwalkan berakhir pada Jumat, 2 Maret 2018.

SMA IIBS Cikarang yang berdiri sejak 2003 kemudian membuka cabang di Jakarta pada 2008 adalah sekolah berasrama (boarding school) yang didirikan oleh Dr. H. Emil Abbas, MBA, PhD. Di sekolah yang berlokasi di Gedung IIBS Jalan Raya Kawasan Industri Hyundai, Lippo Cikarang – Bekasi Jawa Barat ini para calon guru SMA Pradita Dirgantara mendapatkan penjelasan singkat mengenai sekolah IIBS Cikarang dan sekolah IIHS Jakarta. Letak geografis dan sebaran fasilitas di Jakarta cukup berbeda dengan fasilitas IIBS di Cikarang yang terpusat.

Materi lain yang disampaikan adalah pengenalan seputar dasar-dasar pengelolaan keuangan SMA IIBS yang menginduk ke Yayasan di Jakarta. Disamping materi keuangan, tanggung jawab guru sebagai pembimbing asrama juga menjadi topik menarik yang diberikan kepada calon guru, dimana SMA Pradita Dirgantara juga menganut konsep sekolah berasrama (boarding school). Di akhir kunjungan para calon guru mendapat pembekalan dari Ibu Fajar selaku Guru BP yang memberikan dasar-dasar penanganan masalah-masalah kesiswaan. Konsekuensi dan konsistensi menjadi kunci dari pelaksanaan pendidikan kedisiplinan tata tertib siswa di IIBS. Setiap siswa diwajibkan memahami apa konsekuensi dari setiap tindakannya, sementara konsistensi menerapkan aturan hingga dapat menjadi budaya baik untuk siswa maupun guru sendiri. Tata cara, budaya hingga aturan selama di asrama diinformasikan kepada orangtua siswa di awal tahun pelajaran. Kemudian terus dilanjut hingga di jenjang kelas berikutnya, sehingga setiap siswa akan mendapatkan kesinambungan selama menempuh pelajaran selama 3 (tiga) tahun menempuh pelajaran di IIBS.

Sementara di hari Rabu (28/2), Ketua Umum Yasarini Ibu Nanny Hadi Tjahjanto didamping Ketua Harian Ibu Fatimah Handoko dan Kepala Bidang Pendidikan Yasarini Pusat, Ibu Dini Irawan berkesempatan juga berkunjung ke kantor IIEC (International Islamic Education Council) di Gedung Palma One, Jl. H.R. Rasuna Said – Jakarta, yang diterima langsung oleh Dr. Emil selaku pendiri IIBS. Beliau sangat terhormat atas kepercayaan manajemen SMA Pradita Dirgantara untuk bersinergi dalam mempersiapkan para calon guru sebelum terjun langsung pada kegiatan belajar mengajar. Saat ramah tamah, Bapak Emil menyampaikan pentingnya menjadi Guru Kreatif di era digital saat ini. Selain itu manajemen sekolah juga dituntut untuk juga dapat memberikan sisi unik sekolah sebagai pembeda dengan sekolah lain. Memiliki sisi unik akan dapat memberikan diferensiasi target pasar sekolah. Pesan beliau yang lain diantaranya agar dijaga kestabilan kehidupan pendidikan, manajemen yang memperhatikan kesejahteraan guru dan tenaga pendukung pendidikan, proses rekrutmen yang baik, hingga dipenuhinya fasilitas untuk mendukung pendidikan / kegiatan belajar mengajar.

Ibu Nanny juga menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan hangat dari para pimpinan, staf hingga seluruh guru dan siswa-siswi sekolah IIBS. Saat kunjungan, Ibu Nanny menyempatkan diri melihat langsung ruang kelas SMA IIHS di Gedung Palma One dan berinteraksi langsung dengan siswa dan guru yang saat itu sedang melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Ibu Nanny menyempatkan diri untuk menyampaikan pesan secara langsung di depan kelas kepada siswa-siswi SMA IIHS. Dari ruang kelas, Ibu Nanny dan rombongan juga diajak untuk melihat ruang guru dan kepala sekolah, hingga ruang makan sekolah.