Solo – Rabu, 6 Juni 2018 Ketua Umum Yayasan Ardhya Garini, Ibu Nanny Hadi Tjahjanto mengunjungi perkembangan pembangunan SMA Pradita Dirgantara di Boyolali, Solo Jawa Tengah.

Dalam kunjungannya, Ibu Nanny Hadi bersama Pembina Harian Yasarini Pusat, Marsma TNI Wisnu Dewantoko dan pengurus Yasarini Pusat didampingi oleh Komandan Lanud Soemarmo (SMO), Kolonel Pnb Indan Gilang dan Ketua Yasarini Pengurus Cabang Lanud SMO beserta pengurus.

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memastikan progress pembangunan gedung dan persiapan Grand Opening SMA Pradita Dirgantara pada Rabu, 11 Juli 2018. Ibu Nanny turun langsung ke lapangan mengecek kesiapan ruangan-ruangan, gedung terutama auditorium yang akan digunakan untuk pelaksanaan Grand Opening yang rencananya akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Ir. H. Joko Widodo.

Disela-sela kunjungan tersebut, sebelum beliau melanjutkan perjalanan menuju Singapore Piaget Academy (SPA) di Solo dan mengecek kesiapan seragam siswa, guru, dan tenaga pendidikan, Komandan Lanud Soemarmo memaparkan rangkaian kegiatan rencana persiapan Soft Opening menuju Grand Opening SMA Pradita Dirgantara.

Rangkaian pelaksanaan kegiatan tersebut akan dimulai 28 Juni – 11 Juli 2018 yang akan diisi dengan kegiatan perlombaan, Car Free Day, Media Gathering, Roadshow Media dan Press Conference, Pemasangan Baliho, Penayangan pada Videotron Spanduk, dan Pertunjukan Wayang dengan dalang Ki Manteb Sudarsono. Beberapa kompetisi dalam kegiatan perlombaan tersebut yaitu English Debate, Cerdas Cermat NKRI, Olimpiade Sains dan KIR untuk siswa siswi SMP. Untuk kegiatan tersebut secara detail silahkan kunjungi. sma.praditadirgantara.com

Ibu Nanny merespon positif seluruh laporan persiapan-persiapan menuju Grand Opening. Beliau mengucapkan terimakasih kepada semua pihak atas kerjasama, ide, partisipasi aktif dan segala sentuhan untuk mendukung kegiatan Grand Opening SMA Pradita Dirgantara. Ibu Nanny pun berpesan agar seluruh pengurus Yasarini dari Ketua sampai anggotanya ikut turun ke lapangan melihat kondisi sekolah yang nyata.