Pengurus Yasarini Pusat, para Ketua Bidang Pembinaan SMK Yasarini Pusat Perwakilan dan Cabang beserta para kepala sekolah SMK Angkasa melaksanakan kunjungan ke  PT Fukusuke Cikarang Jawa Barat. Kunjungan ini bertujuan agar para civitas SMK Angkasa memiliki wawasan tentang ke industrian, termasuk kinerja sumber daya manusia serta proses produksi yang ada dalam dunia Industri.

Banyak pertanyaan dari para kepala sekolah SMK Angkasa tentang harapan siswa lulusan sekolahnya untuk bisa bekerja di perusahaan ini. Menurut Bapak Sigit perusahaan memiliki pola sendiri dalam merekrut karyawan yang didasari oleh penilaian para lulusan SLTA yang memiliki kemauan keras untuk mengembangkan diri di dalam perusahaan dengan belajar dan belajar .

Selain itu kemampuan berhitung juga menjadi syarat penting jika menjadi karyawan PT Fukusuke. Dengan kunjungan ini sekolah mendapat gambaran untuk menyiapkan siswanya untuk memiliki karakter dan etos kerja seperti yang diharapkan di industri dan memudahkan dalam merekomendasikan siswanya yang berkualitas untuk disertakan jika ada seleksi penerimaan di PT Fukusuke pada khususnya dan di industri lainnya pada umumnya.

PT Fukusuke Kogyo yang berdiri sejak tahun 1996 bergerak di bidang produksi kemasan dan pembungkus dengan peralatan modern dan tepat pada bidangnya.

Setelah melaksanakan kunjungan ke PT. Fukusuke Ketua Umum Yasarini Ibu Nanny Hadi Tjahjanto beserta rombongan melanjutkan kegiatan studi banding ke SMK Mitra Industri 2100. Rombongan diterima oleh Bapak.Darwoto Ketua Yayasan Mitra Industri Mandiri kawasan MM2100 juga selaku pengelola kawasan industri MM2100 , Bapak Irokobi Usman Presiden Direktur kawasan Bekasi Fajar selaku pendiri sekolah beserta para guru dan siswa yang menyambut dengan penampilan drumb band,tarian dan kesenian angklung.

Sekolah yang berdiri diatas lahan seluas 2 Ha didirikan sebagai sekolah yang link & match dengan industri. Sebanyak 1807 orang siswa terbagi dalam 41 rombel dalam 7 jurusan Listrik, Elektronika Industri, TSM, TKR, Permesinan, Perhotelan dan Akuntansi.