Sekolah Angkasa tidak pernah menolak mendidik dan mengasuh Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Bahkan untuk jenjang PAUD juga disiapkan lingkungan yang menerima ABK.

Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) sebagai sebuah yayasan pendidikan yang bertanggung jawab terhadap mutu sekolah Angkasa, terus berusaha memajukan kualitas guru-gurunya. Untuk itulah Yasarini Pusat mengirimkan guru-gurunya mengikuti pelatihan Nasional guru-guru inklusi yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI di Surabaya.

Dengan mengizinkan ABK sekolah di sekolah umum maka siswa-siswa lainnya dilatih berempati terhadap keterbatasan siswa ABK yang lain. Sedangkan ABK dilatih bersosialisasi, dan berkomunikasi dengan teman-teman sebayanya.

Dalam pelatihan tersebut guru-guru dilatih memahami dan mendidik sekaligus memotivasi ABK, memunculkan rasa percaya diri ABK dan menemukan bakatnya serta mampu mengantarkan ABK menjadi anak yang tumbuh mandiri semaksimal yang mampu mereka lakukan.

Materi-materi yang dipelajari dalam pelatihan utamanya mengenai identifikasi masalah dan assesment terhadap ABK. Serta Strategi Pembelajaran untuk ABK. Strategi Pembelajaran ini diberikan sesuai gangguan yang lazim muncul pada anak-anak PAUD.