Ketua Umum Yasarini Ibu Nanny Hadi Tjahjanto sambut kedatangan Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii di rumah dinas Panglima TNI Halim Perdana Kusuma Senin 8/10. Pada pertemuan tersebut Ibu Nanny Hadi Tjahjanto sedikit menjelaskan kinerja Yasarini dalam memajukan dunia pendidikan di Indonesia serta menginformasikan beberapa sekolah yang dibina oleh Yasarini. Ibu Nanny Hadi Tjahjanto berharap ada kerjasama antara pemerintah Jepang dengan Yasarini  dalam bidang Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan seperti pertukaran pelajar dan pertukaran guru.

Alasan pertukaran pelajar dan guru ini menurut beliau adalah disebabkan persamaan Indonesia dan Jepang yang berada di Asia, tentu ada banyak persamaan karakter dan budaya yang bisa diterapkan. Selain itu Ketua Umum Yasarini  juga menginginkan adanya pendampingan bahasa Jepang dari Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia khususnya untuk para siswa di SMA Pradita Dirgantara yang memiliki mata pelajaran penguatan bahasa Jepang.

Pada pertemuan tersebut Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii  sangat senang bisa bertemu dengan Ibu Nanny Hadi Tjahjanto dan membuka kerjasama dibidang Pendidikan.  Ia juga menjelaskan tentang sistem pendidikan Kotou Senmon Gakkou atau biasa disingkat dengan KOSEN. Adalah yang diselenggarakan bagi mereka yang sudah menyelesaikan pendidikan SMP, dengan masa pendidikan hingga 5 tahun.

Sekolah ini diposisikan sebagai lembaga pendidikan tinggi setara dengan universitas. Kosen merupakan lembaga pendidikan yang dengan menjadikan teori-teori terkemuka sebagai fondasi dan mengutamakan praktik, keterampilan praktis dan pelatihan, mengajarkan teknologi canggih kelas dunia dan merupakan lembaga tempat pembinaan tenaga teknisi/engineer yang secara praktiknya, dapat merespon ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru secara cepat.

Masafumi Ishii menjelaskan bahwa  sedang mendesain sebuah sistem SMK Kosen di Indonesia dan sedang didiskusikan dengan pemerintah Indonesia. Ketua Umum Yasarini Ibu Nanny Hadi Tjahjanto sangat tertarik dengan konsep SMK Vokasi yang diusung oleh pemerintah Jepang bahkan beliau siap menerapkan pola tersebut dengan kesepakatan lebih lanjut.

Turut hadir dalam pertemuan ini diantaranya Wakil Ketua Umum Yasarini Ibu Ayu Yuyu Sutisna, Ketua Harian Yasarini Pusat Ibu Wieko Sofyan beserta perwakilan pengurus Yasarini Pusat, Ketua Umum Ikatan Alumni Beasiswa Program Habibie (IABIE) Bimo Sasongko, BSAE., MSEIE., MBA beserta jajarannya.