Arahan Ketua Umum PIA Ardhya Garini

Ny. Nanny Hadi Tjahjanto

Ketua PIA Ardhya Garini

PIA Ardhya Garini merupakan organisasi Persatuan Isteri Prajurit TNI Angkatan Udara. Isteri Prajurit Angkatan Udara mutlak tidak dapat dipisahkan dari TNI Angkatan Udara, baik dalam melaksanakan tugas organisasi maupun dalam kehidupan pribadi. Oleh karena itu isteri prajurit TNI Angkatan Udara harus membantu TNI Angkatan Udara dalam menyukseskan tugasnya baik sebagai kekuatan pertahanan maupun sebagai komponen pembangunan bangsa untuk mencapai cita-cita bangsa Indonesia.

Sampai dengan saat ini PIA Ardhya Garini telah membantu Kepala Staf TNI Angkatan Udara dalam Pembinaan isteri Prajurit dan keluarganya, khusunya bidang mental, fisik, kesejahteraan dan moril. Tugas lainnya adalah mendukung kebijaksanan pimpinan TNI AU dengan membina dan mengerahkan perjuangan isteri anggota TNI AU, menciptakan rasa persaudaraan, dan kekeluargaan, rasa persatuan dan kesatuan serta kesadaran nasional.

Kegiatan PIA Ardhya Garini antara lain melakukan kegiatan di bidang organisasi, ekonomi, pendidikan, budaya dan sosial dengan persetujuan pembina utama PIA Ardhya Garini atau Pembina dan sepengetahuan Dharma Pertiwi setingkat.

  1. Ikut serta mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur baik materiil maupun spiritual berdasarkan Pancasil dan UUD 1945.
  2. Meningkatkan peranan wanita Indonesia melalui pengembangan kualitas sumber daya manusia dan kemandirian dalam segala bidang.
  3. Memelihara dan meningkatkan kesejahteraan dan kekeluargaan, rasa persatuan dan kesatuan serta kesadaran nasional di kalangan anggota TNI Angkatan Udara.
  1. Ikut serta mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur baik materiil maupun spiritual berdasarkan Pancasil dan UUD 1945.
  2. Meningkatkan peranan wanita Indonesia melalui pengembangan kualitas sumber daya manusia dan kemandirian dalam segala bidang.
  3. Memelihara dan meningkatkan kesejahteraan dan kekeluargaan, rasa persatuan dan kesatuan serta kesadaran nasional di kalangan anggota TNI Angkatan Udara.

Didorong oleh keinginan Iuhur untuk mencapai tujuan organisasi, para isteri prajurit TNI Angkatan Udara bertekad bulat meningkatkan perjuangan dalam wadah organisasi PIA Ardhya Garini sebagai kelanjutan dari organisasi terdahulu berasaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta tetap membina terjalinnya:
• Persatuan, kesatuan persaudaraan serta kekeluargaan
• Rasa senasib, sepenanggungan serta seperjuangan sebagai isteri prajurit

Sejalan dengan pengembangan organisasi dan kemajuan yang telah dicapai di bidang integrasi ABRI, PIA Ardhya Garini menjadi anggota Dharma Pertiwi yang dibentuk tanggal 15 April 1964 sebagai Badan Kerja Sama Dharma Pertiwi.

Badan ini ditingkatkan menjadi Badan Musyawarah Dharma Pertiwi pada tanggal 12 Juni 1969. Kemudian pada tanggal 6 Maret 1972 menjadi Dharma Pertiwi sebagai wadah integrasi organisasi isteri anggota ABRI yang beranggotakan Persit Kartika Chandra Kirana, Jalasenastri. PIA Ardhya Garini, Bhayangkari dan Ikatan Kesejahteraan Keluarga ABRI. Dalam perkembangan selanjutnya PIA Ardhya Garini menyesuaikan organisasinya dengan reorganisasi TNI Angkatan Udara yang dimulai tahun 1984 dan undang-undang Republik Indonesia nomor 8 tahun 1985 tentang organisasi kemasyarakatan.

Dengan demikian kedudukan PIA Ardhya Garini merupakan organisasi kemasyarakatan yang berinduk pada organisasi kemasyarakatan Dharma Pertiwi, dan sesuai hasil Munas IX Dharma Pertiwi Tahun 1999, Dharma Pertiwi sebagai wadah organisasi isteri anggota TNI, beranggotakan Persit Kartika Chandra Kirana, Jalasenastri, PIA Ardhya Garini dan IKKT Pragati Wira Anggini.

(Sumber: https://tni-au.mil.id/direktori/latar-belakang-pia-ardhya-garini)